Benci
Ia menggoroti hati yang ikhlas.
Ia mengotori jiwa yang kasih.
Ia penyebab hilangnya cinta.
Kebencian. Ya, ia adalah kebencian.
Terkadang kedatangannya muncul tanpa disadari tapi mengikis rasa percaya, membunuh rasa peduli dan mencaci segala kebaikan.
Kehadirannya mampu menjadikan sahabat karib menjadi musuh, keluarga menjadi orang asing dan kekasih menjadi lawan tanding. Entah apapun alasan yang mendasari kehadirannya, keberadaannya sangat membahayakan hati, jiwa, otak hingga perilaku. Jika sudah tertanam lalu mendarah daging hingga terpupuk lama dan mengendap, ia akan mampu menjadikan hati mati dipenuhi dengan titik hitam dan untuk membersihkannya diperlukan usaha lebih banyak untuk mematahkan pohonnya hingga ke akar.
Awal kemunculannya terdeteksi hanya seperti titik hitam yang ukurannya tidak lebih dari 1 inchi, namun jika dibiarkan maka ia akan bertambah besar mengotori hati menjelma menjadi sebuah dengki yang sukar dicarikan penyembuhnya untuk dipulihkan.
Komentar
Posting Komentar